memelihara kelinci

” jangan dimandikan ya, dan tidak perlu diberi air minum”, demikian nasihat adik kecil penjual kelinci di areal kebun raya bedugul. sedikit berpikir dan terdiam. “o , tidak perlu dimandikan ya, ujar saya. memang saya pernah mendengar seorang teman memnadikan kelinci, selang berapa lama kelinci tersebut meninggal.
  tidak perlu diberi minum ya? saya memastikan.
  “tidak usah”.
  saya pun tidak bertanya lagi masalah itu, tentu saya bisa cross cek lagi di internet nasihatnya.
  “makanan nya apa?” saya bertanya sekali lagi. dalam pikiran saya , tertanam makanan kelinci itu wortel. tapi saya justru melihat banyak rumput dikandang kelinci tersebut.
  “sayur sama rumput”, demikian jawabnya. berhubung anak anak sudah mulai tidak tenang dan mulai ingin memegang kelinci tersebut.
  sayapun bergegas menukar uang 60 ribuan untuk sepsang kelinci. lalu memasukkan nya ke bagasi mobil.
   sepanjang perjalanan saya masih memikirkan pertanyaan : ” apakah kelinci tidak perlu minum?” setahu saya kencing kelinci sangata baik untuk tanaman, kalau tidak minum tentu sedikit sekali kencingnya. akh, lebih baik cari informasi jelasnya di internet sesampai dirumah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s