mulai bertunas

Dalam konteks urban farming. Memelihara hewan sebagai penyedia pupuk kompos mungkin kurang banyak disinggung. Mungkin karena agak merepotkan, dalam lahan yang sempit, harus menyediakan lahan untuk memelihara hewan. Apalagi yang namanya urban farming , ya pasti dikota lokasinya. Kalau memlihara hewan tentu ada polusi nya, bau dan lain sebagainya. Apalagi hewan sebagai penyedia pupuk organik dikonotasikan dengan hewan besar, ala pedesaan seperti sapi dan kambing. Padahal ada hewan kecil yang menarik, lucu , bisa dipelihara di kandang kecil, dan pupuk yang dihasilkan mujarab untuk tanaman. Ya , itulah kelinci.
Kehebatan pupuk kelinci ini saya buktikan sendiri, pada tanaman lengkeng dataran rendah yang ada dihalaman. Setelah beberapa kali disiram kotoran kelinci. Mulai tumbuh daun daun baru pada tanaman tersebut. Dengan jumlah lebih banyak dan segar.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s